Posts Tagged kehidupan

DEVIDE ET IMPERA

9 February 2017

Devide et impera adalah strategi politik yang dimainkan / diberlakukan oleh para penjajah pada bangsa jajahan mereka. Dengan bahasa lain devide et impera ini adalah politik adu domba alias memecah belah dengan menggunakan tangan orang lain untuk kepentingan mereka para penjajah. (more…)

SEWOT

26 January 2017

Kata “Sewot” dalam kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) artinya : jengkel, dongkol, marah. Sinonimnya kata itu dengan kata-kata benci, berang, gemas, geram, geregetan, gondok, gusar, meradang dan sebagainya. Implikasi kata tersebut diatas sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari (more…)

ISU

13 January 2017

Kata isu dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mempunyai beberapa arti. Diantaranya adalah kabar yang tidak jelas asal usulnya dan tidak terjamin kebenarannya, kabar angin, desas-desus. Ada juga yang berarti masalah yang dikedepankan (untuk ditanggapi dan sebagainya).

Dalam kejadian sehari-hari, kita memahami tentang isu sebagaimana dalam pengertian tersebut. Lemparan sebuah ide pada publik untuk mendapatkan respon balik adalah isu dalam pengertian diatas. Artinya seseorang akan mengambil keputusan (Khususnya Elit Pemimpin) (more…)

PENJARA KEHIDUPAN

11 August 2014

images (2)Kita boleh berbuat apa saja, tetapi semuanya itu ada reward dan punishment (penghargaan dan sangsi). Penghargaan selalu berkaitan dengan  kerja kebaikan (amal shalih), dan sangsi selalu berhubungan dengan keburukan (amal su’). Hal tersebut terjadi secara otomatis karena menjadi konsekwensi logisnya. (more…)

WHAT HAPPEN

5 August 2014

download (9)What happen, apa yang terjadi adalah kalimat respon setiap kejadian atau peristiwa dalam kehidupan manusia. Tentu kalimat respon tersebut ada yang datar, ada pula yang bergelombang bahkan ada juga yang meninggi tergantung respon kita masing-masing. Yang paling berbahaya adalah mempertanyakan peristiwa yang sudah nyata-nyata telah terjadi dan responnya dengan nada putus asa atau mencari kambing hitam pada orang lain. Ini bukan berarti kita tidak boleh mempertanyakan suatu kejadian, tetapi bertanyalah dengan tingkat kecerdasan tinggi dengan nada datar untuk mengetahui duduk persoalan berikut langkah solusinya. Mengapa demikian? Karena persoalan tersebut sudah bukan ranah kita lagi, tetapi masuk pada wilayah “takdir”. Disilah takdir, berbeda dengan “Nasib”. Kalau takdir, tahu sesudah terjadi dan tidak dapat dirubah, sedang nasib belum terjadi dan masih bisa berubah sesuai dengan usaha dan doa  kita yang sungguh-sungguh. Pada wilayah takdir kita harus tawakal, sedang pada ranah nasib kita harus berusaha dan tawakal. Sehingga what happen itu sesungguhnya memiliki muatan spiritual untuk menyadari setiap peristiwa yang telah terjadi dengan bertawakal pada Sang Pencipta kejadian itu. (more…)