Home » Uncategorized » AL – MUHTADUN

AL – MUHTADUN

Itilah Al-muhtadun diartikan sebagai orang yang mendapat petunjuk. Artinya seseorang yang semula di dalam kesesatan dalam proses perjalanannya berubah menjadi orang baik dan selalu berada pada jalan yang benar. Menjadi Al- muhtadun di zaman ini dan akan datang merupakan satu keniscayaan karena kita ingin menjadi orang yang bermartabat. Orang-orang bermartabat seperti ini ada dalam satu Negara maka otomatis Negara tersebut menjadi Negara yang bermartabat pula. Orang yang bermartabat dan Negara yang bermartabat itu juga merupakan kebutuhan utama kita di dalam hidup beragama, berbangsa, dan bernegara.  Tanpa hal tersebut maka manusia dalam Negara itu akan menjadi serigala memangsa sesamanya (homo  hominilupus).

Al Quran secara tegas memberikan petunjuk pada orang-orang yang mendapat petunujuk (Al-muhtadun) sebagaimana disebutkan = “Dan sungguh akan kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikan berita gembira kepada orang-orang yang sabar (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan  : Innalillahi wainnalillahi rajiun. Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk (QS : Al baqarah : 155-157). Jika ayat-ayat tersebut kita pahami benar-benar maka ditemukan jalan untuk memperoleh petunjuk. Diantaranya adalah : sabar menerima musiabah dan merasakannya dengan sedikit kegembiraan tanpa terlarut dalam kesedihan yang melampaui batas. Selain itu juga membangun kesadaran untuk mengembalikan semua ujian itu hanya dari dan terpulang kepada Allah, dan di dalamnya terdapat berkah dan rahmat yang sempurna. Jadi orang yang mendapat petunjuk itu sesungguhnya mereka yang bersyukur ketika mendapat nikmat dan menikmati ujian ketika mendapat musibah. Atau dengan bahasa lain orang yang mendapat petunjuk itu ialah mereka yang bersikap “mensyukuri nikmat dan menikmati ujian”. Kemudian syinyal lain yang tidak kalah pentingnya untuk mendapat petunjuk ialah : tidak membenci kebaikan / kebenaran kendatipun kita belum mampu melaksanakannya. Artinya mencintai yang baik dan benar walaupun belum melakukan kebaikan / kebenaran itu sendiri merupakan kunci  membuka pintu datang petunjuk.

Petunjuk memang harus dipandang sebagai hal yang sangat penting dalam kehidupan kita. Karena hanya dengannya kita bisa membedakan mana yang baik dan mana pula yang rusak dan sebagainya. Dengan demikian hidup kita selalu terbimbing ke jalan yang benar untuk mencapai kebaikan didunia (hasanah fiddun-ya) dan kebaikan di hari akhir (hasanah fil akhirat).

Adapun sumber dan kekuatan dari sssegala petunjuk adalah “menjadikan agama sebagai sikap hidup kita sehari-hari, yaitu mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan kita secara keseluruhan (kaffah) artinya berpegang teguh pada kepada agama niscaya kita selalu memperoleh petunjuk ke jalan yang lurus. Itulah sebaik-baiknya petunjuk yang menjadikan sebagai al-muhtadun.

 

Uncategorized

No Comments to “AL – MUHTADUN”

Leave a Reply

(required)

(required)


CAPTCHA Image
*