Monthly Archives: August 2016

UJIAN ITU NIKMAT

22 August 2016

Kita tidak perlu atau jangan pernah bermimpi bahwa hidup itu tanpa ujian. Artinya ujian dalam kehidupan manusia merupakan keniscayaan untuk mengukur sejauh mana kualitas keimanan kita. Semakin tinggi tingkat kesabaran dan mengambil hikmah dalam ujian untuk merekonstruk siri yang lebih baik itulah kualitas iman yang bagus. Demikian pula sebaliknya. Bahkan di dalam al-Qur’an Allah SWT tegas mengatakan dengan ujian itu Allah ingin tahu siapa diantara kita yang paling baik amal shalihnya (Q.S Al-Mulk : 2) (more…)

ANOMALI

22 August 2016

Term “ anomali “ artinya penyimpangan. Term ini telah menjadi bagian dari kehidupan manusia modern kecuali yang tidak. Term ini sekaligus juga menunjukkan betapa mahalnya arti kejujuran di abad ini. Kita sering melihat kenyataan di dalam kehidupan ini bahwa orang bisa menjadi kaya, kuasa dan bisa dalam segala hal karena suka menyimpang (anomali). Ketika anomali ini menjadi satu tradisi hidup manusia, maka yang namanya haram bisa menjadi halal Karena mereka menganut faham everything is okey atau dalam istilah jawa nopo – nopo kemawon kerso. (more…)

AL – MUHTADUN

10 August 2016

Itilah Al-muhtadun diartikan sebagai orang yang mendapat petunjuk. Artinya seseorang yang semula di dalam kesesatan dalam proses perjalanannya berubah menjadi orang baik dan selalu berada pada jalan yang benar. Menjadi Al- muhtadun di zaman ini dan akan datang merupakan satu keniscayaan karena kita ingin menjadi orang yang bermartabat. Orang-orang bermartabat seperti ini ada dalam satu Negara maka otomatis Negara tersebut menjadi Negara yang bermartabat pula. (more…)

A’MAL SHALIH

10 August 2016

Istilah a’mal shalih ini dari bahasa Arab (Al-Qur’an) yang arti sederhananya adalah “berbuat baik”. Dalam faham saya, istilah ini untuk kehidupan kita sehari-hari maknanya tidak sesederhana itu, tetapi sungguh sangat luas pengertiannya dan implementasinya. Hemat saya istilah a’mal shalih itu artinya “berbuat baik dan membagi kebaikan pada alam semesta bersama isinya. Pada tataran makro ini, semua makhluk didunia ini berbuat baik dan membagi kebaikan pada sesamanya merupakan satu keniscayaan (kewajiban). Maka, pohon-pohon telah berbuat kebaikan dalam bentuk menjaga dirinya untuk hidup dan berkembang secara baik (more…)