Home » Uncategorized » MAU JADI APA NEGARA KITA ?

MAU JADI APA NEGARA KITA ?

19 February 2016

Para founding fathers  telah menyadari betul bahwa perjuangan merebut kemerdekaan ini bukan kekuatan lahir semata. Tetapi juga sangat di tentukan kekuatan diluar diri kita sebagai bangsa. Kekuatan itulah yang disebut dengan “Rahmat Allah” (kasih sayang Allah). Jadi, kemerdekaan yang kita peroleh itu tidak hanya perjuangan fisik semata, tetapi juga karena “Rahmat Allah”. Kesadaran para pendiri negar ini dituangkan dalam pembukaan (preambule) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 pada alinea ke-3 : ”Atas Berkat Rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menayatakan dengan ini kemerdekaannya”. Begitu jelas dan tegas kalimat-kalimat dalam alinea ke-3 tersebut. Tidak hanya pada pembukaannya saja, tetapi lebih di kuatkan lagi pada Pancasila sebagai Dasar Negara, dimana sila pertama : Ketuhanan Yang Maha Esa. Dan sila pertama  ini menjiwai sila-sila yang lain. Sungguh luar biasa pemikiran para pendiri negara itu. Tetapi hari ini kita sedang menonton perilaku sebagian manusia dinegeri ini sudah melampaui batas KeTuhanan dan Kemanusiaan. Artinya sebagian diantara kita yang sengaja melupakan Rahmat Allah itu, bahkan sangat arogan dan sadis menentang dengan pemikiran dan perilaku yang dimurkai Allah SWT. Oleh karenanya ada obrolan aneh tapi nyata : Negeri kita ini keTuhanan Yang Maha Esa telah berubah menjadi Keuangan Yang Maha Kuasa. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab juga mengalami nasib yang sama, yaitu menjadi Kemanusiaan yang adil dan biadab”. Lihat saja apa-apa yang dimurkai Allah justru tumbuh subur dinegeri ini, tanpa banyak upaya yang mencegahnya, bahkan terkesan menjadikan barang-barang maksiat sebagai industrinya. Katakanlah seperti industri prostitusi, industri pornografi, industri minuman keras, industri narkoba, industri markus, dan industri-industri lainnya yang sejalan dengan itu. Kalau sudah sperti itu mau jadi apa Negara kita ? Apakah kita sekarang ini sedang mendapat rahmat atau sudah di azab ? Pertanyaan-pertanyaan ini cukup terjawab dengan membaca , menghayati dan mengamalkan Firman Allah : “Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah kami akan melimpahkan mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat kami) itu, maka kami siksa mereka disebabkan perbuatannya (QS : Al-A’raf : 96).

Ayat ini sepertinya Allah sedang mengajak bicara serius dengan penduduk negeri ini dan juga negeri-negeri lain di dunia ini bahwa hanya ada dua pilihan hidup dalam bernegara. Pertama : Kalau negeri ini mau makmur, sejahtera, aman, damai maka beriman dalam keyakinan teoritik theologis itu harus diikuti dengan takwa dalam tataran praksis maka kita akan mendapat berkah dari segala penjuru. Kedua : Jika negeri ini dibiarkan begitu saja tanpa ada kesadaran bersama untuk memperbaikinya, maka yang datang sudah itu adalah azab dan siksa. Atau dengan bahasa lain kalau saja penduduk negeri ini mau mendustakan petunjuk dan ajaran agama maka pasti akan tiba kehancuran dan kebinasaan itu pada kita. Nauzubillah min zalik, semoga Allah SWT selalu memeberi rahmat pada kita semuanya.

Uncategorized

No Comments to “MAU JADI APA NEGARA KITA ?”

Leave a Reply

(required)

(required)


CAPTCHA Image
*