Monthly Archives: May 2015

MARK – UP

26 May 2015

Istilah Mark-up semula dikenal dalam dunia ekonomi dalam hal yang berkaitan pembelajaran atau proyek-proyek. Istilah ini lebih terkenal secara meluas dan merata pada masyarakat luas ketika para koruptor dijebloskan kepenjara. Kasus terbesar menyeret para koruptor adalah penyalahgunaan wewenang (a buse of power) dalam melipat gandakan pembiayaan atas kebutuhan dengan cara ilegal. Istilah mark up ini  arti sederhananya adalah manipulasi alias “berbohong”,alias curang alias “menipu”. Dan pengertian ini tidak hanya berkenaan dengan finansial saja tetapi juga dalam aspek-aspek selainnya. Maka istilah mark up ini sesungguhnya bisa terjadi diseluruh lini kehidupan dan aktifitas kita sehari-hari. (more…)

CURHAT UNTUK BAN KI MOON

25 May 2015
Comments Off

Setelah membaca media online tentang pernyataaan ente selaku sekjen PPB perihal hukuman mati untuk para gembong narkoba di Indonesia. Maka saya perlu curhat pada Ente hal-hal sebagai berikut.

  1. Ente menentang hukuman mati para gembong narkoba dengan ungkapan beragam diantaranya, hukuman mati tidak lagi memiliki tempat di abad ke 21 , bahkan juga Ente seenaknya mengatakan narkoba tidak termasuk kejahatan paling serius, dan juga mengancam pemerintah Indonesia soal eksekusi mati para gembong narkoba itu. Kelihatannya Ente (Ban Ki Moon) seperti sedang galau sedikit sakit hati dengan pemerintah Indonesia. (more…)

HUKUM TANPA ORANG YANG BERMORAL

25 May 2015
Comments Off

Indonesia adalah Negara hukum (rechtstaat) bukan Negara kekuasaan (machstaat). Ini berarti artinya semua warga Negara Indonesia berhak mendapatkan perlindungan hukum. Kebutuhan manusia  terhadap hukum apapun hukumnya (Negara atau Agama) menjadi satu keniscayaan karena berkaitan erat dengan kebutuhan manusia untuk mendapatkan keadilan. Karenanya untuk keperluan tersebut hukum harus menjadi panglima diatas kekuasaan bukan sebaliknya. Sehingga semua manusia mempunyai hak yang sama dihadapan hukum (equality before the law) harus menjadi primadonanya. Ini di maksudkan agar para pencari keadilan dihadapan hukum benar-benar mendapat kepastian atas hak-hak mereka. Maka hukum itu selain norma hukum berupa perintah, larangan dan pilihan juga terdapat didalam ada pesan moral. Sehingga hukum itu akan rusak bila dilaksanakan oleh orang yang tidak bermoral, demikian pula sebaliknya. (more…)

PENCITRAAN

15 May 2015
Comments Off

Pencitraan adalah membuat suatu hal agar citra kita menjadi baik di mata publik (Yahoo Answer). Mencermati pengertian tersebut, paling tidak ada dua pemahaman kita tentang pencitraan itu sendiri. Pertama : Pencitraan sebagai upaya positif untuk merekayasa sesuatu yang baik dan bermanfaat untuk kepentingan orang banyak (publik). Pencitraan seperti ini sangat dibutuhkan untuk memeberikan pelayanan publik secara optimal, sehingga publik merasakan kebaikannya. Maka yang muncul kemudian adalah penghargaan atau pujian publik pada mereka yang mengambil bagian dalam pencitraan tersebut. Dampak turutan dari pencitraan seperti ini adalah timbulnya kepercayaan (trust) publik kepada yang turut serta melakukan pencitraan tersebut. (more…)