Home » Uncategorized » DUNIA SUDAH TERBALIK

DUNIA SUDAH TERBALIK

Tahukah kita bahwa dunia yang sedang dialami ini sekarang sudah terbalik ? Maksudnya apa-apa yang dahulu tidak pernah terjadi bahkan hal-hal tabu pun sekarang sudah mulai terjadi dan marak dimana-mana ? Kalau dulu nyaris tidak pernah terdengar seorang anak membunuh orang tua kandungnya sendiri, tulangnya sendiri sekarang peristiwa tersebut marak terjadi dimana-mana, demikian pula sebaliknya. Kalau dulu orang malu menampakan belahan tubuh yang tertutup, malah sekarang dibuka dipertontonkan kemana-mana. Kalau dulu oarang merasa sangat berdosa dengan perbuatan zalim karena memakan hak orang lain. Tetapi sekarang malah senang bahkan bangga mengayakan diri dari harta orang lain. Kalau dulu para pencuri kelas teri tertunduk malu, mukanya pucat pasi karena ketahuan publik, malah sekarang pencuri kelas kakap bersenyum ria dalam seragam tahanan KPK dengan tangan terborgol. Mereka para maling tersebut seakan merasa bangga dengan perbuatan yang dilakukan bak raja dalam singgasana. Alhasil dulu barang haram tetap menjadi haram, tetapi sekarang orang berbondong-bondong menghalalkan barang haram karena mengikuti selera. Semua nilai dan norma sakral agama ditabrak begitu saja tanpa merasa berdosa sedikitpun. Padahal keberadaaan nilai-nilai dan norma-norma tersebut sejatinya menyelamatkan kehidupan manusia didunia ini dan juga diakahirat kelak. Dunia sudah terbalik begitulah syair anak jalanan alias pelantun lagu murahan dipinggir jalan atau dilampu merah.

Belum tibakah saatnya manusia menyadari bahwa semua yang dilarang itu pasti membawa azab / penderitaan ? Atau masih perlukah menunda kebaikan padahal dia membawa rahmat bagi manusia ? Nurani kita pasti menjerit jika kita terus terlibat dalam lingkaran kemaksiatan, sementara nafsu jelek menganggap itu sebagai hal yang lumrah. Nurani kita ini sedang berhadapan dengan nafsu jelek dengan berbagai tipu dayanya yang ingin dan terus menyesatkan manusia. Sementara itu nafsu jelek dengan bala tentaranya yang terdiri dari jin dan manusia tidak pernah berhenti memerangi, mengurangi bahkan menghapus kebaikan yang menjadi harapan nurani. Sayangnya seringkali syetanlah yang keluar jadi pemenang mengibarkan bendera kehidupan yang penuh dengan maksiat. Nurani akhirnya hanya menginap pada diri kaum minoritas yang cinta pada kebaikan dan kebenaran.

Para syetan dengan koleganya terus terus berdendang ria seakan memperoleh kemenangan yang luar biasa, padahal itu adalah kezaliman yang luar biasa menanti datangnay siksa/azab. Maka betul harapan Nabi Yusuf : bahwa penjara itu lebih disukai dari pada mengikuti ajakan jahat : Yusuf berkata : “Wahai Tuhanku, penjara lebih aku sukai dari pada memenuhi ajakan mereka kepadaku”. Dan jika tidak Engkau hindarkan kepada ku tipu daya mereka, tentu aku cenderung untuk (mengikuti keinginan mereka)dan tentulah aku termasuk orang-orang yang bodoh (QS ; Yusuf ; 33). Ini komitment Yusuf A.S terhadap kebenaran, dan ini juga seharusnya menjadi petunjuk/pelajaran bagi kita semua untuk kembali kepada jalan yang benar, sehingga syetan harus mati terkapar bersama siasat jeleknya. Bila ini yang terjadi maka bendera kebenaran akan berkibar dimana-mana seraya terus mendapatkan dukungan manusia yang ingin kembali pada jalan yang benar. Maka dunia bagi orang beriman adalah ladang untuk beramal shalih menanti hari akhir yang pasti datang menghampirinya, dengan menerima balasan amal shalih berupa “kemuliaan” disisi Tuhannya, sebagaimana janjinya dalam Al-Qur’an surat  Al-hujurat : 13 “Hai manusia, sesungguhnya manusia menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang-orang yang paling bertaqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha mengenal”.

Uncategorized

No Comments to “DUNIA SUDAH TERBALIK”

Leave a Reply

(required)

(required)


CAPTCHA Image
*