Home » Uncategorized » BELAJAR DARI ORANG LAIN

BELAJAR DARI ORANG LAIN

18Diantara semua makhluk di alam semesta ini, manusialah yang paling banyak menyimpan misteri. Dia memiliki berbagai potensi, juga mempunyai berbagai kelemahan berikut dinamikanya. Kesemuanya itu bisa menjadi pelajaran untuk orang lain. Bahkan diketahui telah terdapat banyak orang yang sukses itu hanya memiliki kemampuan “meniru” sukses orang lain. Artinya keberadaan manusia dengan daya kreasinya bisa menjadi inspirator untuk orang lain. Maka istilah “studi banding” itu sesungguhya adalah belajar meniru orang lain dalam bidang yang dibutuhkan, demikian istilah “kerjasama” dan “sama-sama kerja” dengan sedikit modifikasi.

Belajar dari orang lain itu ternyata memiliki kekuatan yang luar biasa untuk mengakselerasi diri kita, bahkan untuk masyarakat dan bangsa kita. Sehingga kemampuan meniru itu telah menjadi model buat diri, masyarakat maupun bangsa yang ingin maju sesuai dengan bidang kebutuhan masing-masing. Uniknya kemampuan meniru ini tidak hanya pada masyarakat bawah yang sifat tiruannya sederhana, tetapi juga pada level masyarakat midle dan high (menengah dan atas) yang sifat tiruannya termasuk sangat canggih dengan menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Bahwa meniru orang lain itu sah-sah saja sepanjang jujur mengakui bahwa itu sesungguhnya milik orang lain. Jangan ada dusta dianatara kita dalam hal tiru meniru, atau menjadi plagiator terhadap milik orang lain, itu berarti ada dusta. Adalah sesuatu yang tidak salah kalau kita mau meniru kemajuan telah dicapai orang lain sepanjang dilakukan untuk kebaikan bersama dengan memeperhatikan etika dalam kebersamaan tersebut. Sebab kebesaran/kehebatan kita itu karena kontribusi kehebatan orang lain pada kita. Kenyataan tidak bisa dipungkiri, dan harus diakui apa adanya bahwa orang lain ternyata ikut membesarkan kita. Sehingga sikap saling menghargai tidak saling menyakiti adalah wujud penghargaan kita pada orang lain atas jasa mereka pada kita. Bahwa kita mempunyai kemampuan lebih memang iya, tetapi harus diingat bahwa orang lain mempunyai andil atas kelebihan kita. Karenanya bercermin pada kehebatan orang lain juga sangat perlu untuk kita dalam rangka mengakselerasikan kemajuan dan kehebatan kita sendiri. Dengan demikian, maka progres yang kita alami kian lengkap kalau tidak dikatakan semakin sempurna.

Orang lain dalam struktur sosial merupakan penyanggah bagi kebutuhan dan kemajuan kita. Karena pada diri mereka terdapat banyak pengalaman berharga yang dapat dijadikan guru membimbing dan mendukung kehidupan kita. Walapun orang lain bukan kita, dan kita bukan orang lain, tetapi ada benang merah yang menyambung antara kita dengan mereka. Benang merah itu adalah  : saling menolong dalam urusan kehidupan secara berjamaah untuk memenuhi kebutuhan masing-masing. Atau dengan pengertian lain : hidup kita akan mengalami berbagai hambatan kalau tidak didukung oleh orang lain. Dalam urusan sederhana tetapi sangat penting misalnya kita mempunyai banyak uang (kaya), bayangkan saja apa yang terjadi kalau kebutuhan bahan pokok (sembako) tidak tersedia ditoko-toko maupun dikios-kios atau dipasar. Kita bisa membayangkan apa jadinya kita memiliki mobil mewah dirumah, tetapi tidak tersedia BBM oleh para pelayannya. Sebutan orang kaya, karena ada orang miskin, disebut orang pintar karena ada orang bodoh, demikian pula sebutan pejabat karena ada karyawan.

Alhasil orang lain dengan apa yang ada pada diri mereka mempunyai makna penting buat kehidupan kita, dan tanpa mereka kita tidak mungkin hidup layak. Maka belajar dari orang lain menjadi hal yang sangat penting untuk melestarikan kehidupan sebagaimana mereka. Karenanya jangan pernah meremehkan orang lain apapun kondisi mereka, karena yang demikian itu sama halnya kita meremehkan diri sendiri. Keberadaan orang lain bagaikan kamus-kamus natural yang berisi pelajaran, petunjuk dan juga bimbingan dengan segala informasi tentang kehidupan kita. Jadi, menghargai keberadaan orang lain sebagaimana menghargai diri kita sendiri adalah salah satu perkara mulia yang merupakan keniscayaan buat kita semuanya. Serendah apapun status sosial yang disandang seseorang pasti mempunyai nilai tambah buat kita. Karena meremehkan mereka akan sama halnya dengan menolak nilai tambah untuk kita, bahkan boleh jadi menjadi malapetaka untuk kita karena do’a mereka. Ada nasehat orang bijak “jangan meremehkan jarum kecil, boleh jadi ia bisa menumpahkan darah, bagi penderita diabetes itu tentunya sangat berbahaya. Analognya bahwa orang kecil mempunyai kontribusi kebaikan pada kita paling tidak ikut menyumbang keselamatan untuk kita, maka janganlah pernah meremehkan mereka. Yang harus kita lakukan adalah saling tolong menolong dalam kebaikan seperti yang ditetapkan Allah dalam firmanNya : pada Al-qur’an surat Al-maidah ayat : 2. Semoga kita bisa melakukan itu.

 

Uncategorized

No Comments to “BELAJAR DARI ORANG LAIN”

Leave a Reply

(required)

(required)


CAPTCHA Image
*