Home » Uncategorized » PRO VS KONTRA

PRO VS KONTRA

1 December 2014

unduhan (1)Istilah pro dan kontra sudah menjadi istilah yang sangat familier dengan kita sehingga kalau ada yang sefaham atau sejalan dengan kita disebut dengan pro (setuju). Demikian pula bila ada yang tidak sejalan atau sefaham dengan kita maka stigma yang paling gampang ditempelkan pada mereka adalah kontra (tidak setuju). Kita didalam kehidupan ini tidak bisa bahkan tidak mungkin melepaskan diri dari pro dan kontra. Artinya masalah setuju atau tidak setuju itu menjadi bagian penting dari dinamika kehidupan kita yang masih membawa dampak positif maupun negatifnya. Persoalan penting bagi kita adalah apakah pro dan kontra itu membuahkan harmoni atau disharmoni? Menjawab persoalan ini kedewasaan berfikir dari kita menjadi posisi kunci untuk menentukan harmoni atau disharmoni karena setuju atau tidak. Bagi saya, kita hari ini termasuk komunitas yang memiliki kecerdasan atau kedewasaan berfikir. Maka persoalan pro dan kontra itu hanyalah salah satu dari dinamika kehidupan yang terjadi dan harus diakui sebagai asam garamnya kehidupan untuk menciptakan harmonisasi. Sebab, dari pro dan kontra itu kita banyak belajar dan mendapatkan pelajaran yang berharga. Hanyalah orang-orang yang tidak berfikir panjang sajalah yang meletakkan pro-kontra itu dalam bingkai permusuhan. Buat kita adalah dalam pro kontra itu ada argumentasi mengapa pro dan mengapa pula kontra. Ada benang merah yang bisa diambil adalah bagaimana membangun sinergi dari sisi yang sama sekaligus mengakomodasi sisi yang beragam menjadi satu potensi baru untuk mengakselerasi kinerja baru yang akan diselesaikan kemudian. Jadi pro dan kontra yang melahirkan permusuhan itu pekerjaan orang-orang yang kurang pekerjaan alias nganggur. Kita harus sadar bahwa cahaya listrik yang menyinari kehidupan fisik kita itu adalah pertemuan antara plus dan minus (positf negatif). Sehingga mengatakan yang minus itu selalu negative itu selalu salah adalah tidak benar. Demikian juga benar selalu benar dalam arti kebenaran manusia itu juga selamanya tidak selalu benar karena keadaan terus berubah dan pasti mempengaruhi cara pandang kita. Maka harus diakui bahwa sesuatu yang berbeda itu boleh jadi bisa membawa kesempurnaan, kita dalam aktivitas dalam kehidupan ini. Oleh karena orang bijak dalam nasehatnya : jadilah lawan berfikir menjadi kawan sejati, siapa tahu dia adalah pengagum anda sejati melalui cara yang berbeda.

Memang ada fakta bahwa orang terbiasa dengan sikap pro itu bisa menghilangkan objektivitas kita karena mendalamnya ewuh pakewuh. Tetapi sikap kontra yang terus menerus juga perlu diwaspadai jangan-jangan ada kelainan kejiwaan yang menyebabkan dia tidak bisa menerima pemikiran orang lain. Maka yang paling baik adalah menghitung secara cerdas bahwa didalam pro itu ada kurangnya, demikian didalam kontra boleh jadi ada kelebihannya. Sehingga tugas kita adalah membangun sinergi antara kekuatan yang pro dengan kontra agar memiliki power lebih dalam mengatasi masalah

Lihat fakta yang terjadi di lapangan ketika terjadi pro dan kontra, maka muncul mediator yang mencoba melakukan dialog untuk mencari titik temu dari pro dan kontra tersebut muncul kekuatan baru yang tidak terduga sebelumnya, yaitu soliditas, militasi yang membuat situasi baru lebih baik, lebih nyaman dan lain-lain sebagainya. Inilah yang disebut blessing indisquise alias rahmat/berkah yang terselubung. Jadi jangan melihat pro dan kontra dalam sisi yang miring, tetapi pandanglah bahwa dengan hal tersebut mempunyai hikmah yang baik, paling tidak bisa menjadi kekuatan sebagai chek and balance dalam aktivitas kita. Sehingga perjalanan hidup kita kedepan akan lebih berhati-hati, terutama dalam menetapkan kebijakan yang berkaitan dengan aktivitas sepanjang kehidupan kita.

Uncategorized

No Comments to “PRO VS KONTRA”

Leave a Reply

(required)

(required)


CAPTCHA Image
*