Home » Uncategorized » AYAT

AYAT

10 November 2014

images (20)Istilah “ayat” menurut para ahli diterjemahkan sebagai “tanda-tanda” atau “tanda-tanda kebesaran”, juga berarti “sumber pelajaran” atau “sumber mencari kebenaran”, demikian tulis Nur Cholis Majid dalam bukunya Kaki Langit Peradaban Islam. Menilik arti ayat tersebut diatas maka dapat difahami bahwa salah satu dari sumber kebenaran adalah sumber pelajaran yang terdapat pada ayat-ayat itu, tinggal kita mau mempelajari dan mengambilnya atau tidak. Tentang ayat ini para ahli juga membaginya menjadi dua, yaitu ayat Qawliyah dan ayat Qawniyah. Ayat Qawliyah yaitu ayat-ayat yang berupa perkataan yang bermaktub dalam kitab Al-Qur’an, Al-sunnah dan tertulis dalam kitab-kitab selainnya. Sedangkan ayat Qawniyah adalah ayat-ayat yang terhampar didlam semesta berupa isi dari seluruh ciptaan Yang Maha Kuasa. Betapa pentingnya kedua ayat ini memerlukan pembacaan yang serius dari kita untuk mendapat pelajaran dan kebenaran didalamnya. Artinya kita harus mampu membaca tanda-tanda yang tersurat dan tersirat, karena keduanya mempunyai arti yang sangat penting bagi kehidupan kita. Dan bisa dipastikan kita akan mengalami kesesatan hidup bila kita melupakan bacaan terhadap ayat/tanda –tanda tersebut. Karena dari ayat Qawliyah membuat kita lebih banyak tahu tentang sesuatu karena memang mendapatkannya itu dari sumbernya. Demikian pula dari ayat Qawniyah dapat membangun kesadaran kita untuk merasakan betapa besar kasih sayang Yang Maha Kuasa terhadap makhlukNya yang bernama manusia di bumi ini. Dengan memperhatikan tanda-tanda kebesarNya, kita bisa terbangun dari kelalai an menuju ingat dan sadar bahwa kita sedang dicintai Yang Maha Kuasa. Buktinya adalah alam ciptaanNya menjadi sarana dan prasarana bahkan juga sebgai fasilitas untuk menunjang kehidupan kita. Tanpa ayat-ayat trsebut kita akan menjadi manusia yang sia-sia dalam kehidupan ini bahkan menjadi bencana bagi semesta alam. Sekali lagi begitu pentingnya ayat-ayat itu untuk kita, sehingga proses penciptaan langit dan bumipun disebut ayat (tanda-tanda) untuk orang berakal. Perhatikan Firman Allah: ”Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang yang berakal”(QS : Ali Imran : 190). Bagi orang-orang yang berakal seperti kita ini harus bisa membaca tand-tanda zaman, baik perubahannya maupun peruntukkannya. Karena dari sinilah kita memulai mendapatkan berbagai sumber kebenaran, pemahaman dan juga pengalaman untuk pengamalan dalam memfungsikan kehidupan ini secara lebih baik dan lebih benar.

Penciptaan langit dan bumi, pergantian malam dan siang dengan berbagai dinamikanya menampakkan isyarat-isyrat spiritual dan sosial untuk kita. Isyarat –isyarat ini tidak akan membuahkan hasil lebih baik bagi kehidupan kita jika hati kita lalai dan aragon meresponnya. Boleh jadi kebaikan yang terhampar didalam semesta ini akan pergi begitu saja dari sisi kita bagaikan angin lalu. Padahal didalamnya terdapat kebaikan dan kebenaran yang tidak terhingga bilangannya yang seharusnya menjadi pemenuhan kebutuhan hidup kita.

Ayat telah hadir didepan kita, dia membawa berbagai kebaikan bagi siapa yang mau mengambilnya. Maka bagi kita kehadiran ayat-ayat tersebut merupakan satu keniscayaan untuk mendapatkan pelajaran, pendidikan dari berbagai sumber informasi yang tersimpan dalam ayat-ayat tersebut. Sungguh ini merupakan karuniaNya yang terbesar buat kita sekaligus menjadi potensi untuk kemanusiaan kita pada sesama. Namun demikian masih terdapat banyak manusia diantara kita yang menganggapnya remeh/sepele bahkan juga menyia-nyiakan keberadaannya. Itulah tanda-tanda orang yang merugi, tersesat dari jalan kebenaran karena tidak pandai membaca ayat-ayat kehidupan yang sudah dibentangkan oleh Yang Maha Kuasa. Maka akhir dari kesudahan hidup ini tiada lain kecuali hanya menggali lubang untuk menguburkan diri sendiri dalam satu kegelapan nyata yang disebut meniti jalan menuju neraka kehidupan sendiri. Orang lain hanya bisa mengambl pelajaran dan berharap keadaanya berbeda dengan orang yang tersesat dalam kegelapan tersebut sembari mengatakan “Hasbunalllah wani’malwakil ni’man maula wani’man nashir” Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah sebaik-baiknya pelindung…”

 

Uncategorized

No Comments to “AYAT”

Leave a Reply

(required)

(required)


CAPTCHA Image
*