Home » Artikel » MENANTI KEHADIRAN BERKAH

MENANTI KEHADIRAN BERKAH

22 September 2014

images (10)Berkah sering diartikan sebagai tambahan kebaikan yang memberikan kebahagiaan pada manusia. Semua orang menaruh harapan bahwa hidup yang paling berharga adalah menanti kehadiran berkah. Karena, ketika berkah ini ada dalam kehidupan maka akan terasa bahagia. Maka menanti kehadiran berkah itu menjadi hal yang sangat penting bagi kita semua untuk mendulang kebahagiaan. Bahkan urusan berkah ini bukan saja menjadi kebutuhan manusia, tetapi juga menjadi kebutuhan Negara. Jika Negara mendapat berkah maka penduduknya sejahtera, aman lahir dan bathin, dan bila manusia memeperoleh berkah maka kehidupannya menjadi bahagia lahir maupun bathin. Begitu penting menanti kehadiran berkah itu dalam kehidupan pribadi maupun masyarakat / bernegara.

Ketika kita menanti kehadiran berkah itu berarti kita menanti kasih sayang Allah SWT Sang Pemberi Berkah. Maka kedekatan kita dengan Sang Pemberi berkah itu menjadi satu keharusan, bahkan mutlak diperlukan. Sebab, tidak mungkin kebahagiaan itu tercipta kalau kita jauh denganNyadalam bentuk meninggalkan perintahNya dan melakukan laranganNya. Ini namanya mengganti berkah dengan kutukanNya yang membuat kita semakin tidak bahagia didalam kehidupan ini. Lantas kita bertanya untuk apa hidup ini kalau hanya memperpanjang daftar penderitaan dengan segala kemurkaanNya. Mau bunuh diri atau bertaubat memeperbaiki diri ? Yang jelas bunuh diri adalah perbuatan yang terkutuk, maka bertaubat itulah jalan terbaik untuk menuai berkah baru mendapatkan kebahagiaan, maka konsep sederhanya adalah “Taqarrub Ilallah” mendekatkan diri pada Allah dengan jalan mentaqwakan diri atas semua perintahNya dan mempuasakan diri dari segala laranganNya.

Adapun persyaratan standar yang harus dipenuhi dalam rangka meraih berkah adalah “beriman dan bertaqwa”. Beriman secara literal dan teoritik meyakini keberadaan Maha Kuasa dengan seluruh sifat yang melekat padaNya, dan bertaqwa merupakan manifestasi atau implementasi secara faktual dari perintah dan laranganNya. Maka menjadi kewajibanNya membuka pintu-pintu berkah baik dari langit maupun dari bumi untuk kita, tetapi kalau ada dusta diantara kita, maka berkah akan sirna dan yang datang kemudian adalah mala petaka/bencana. Perhatikanlah firman Allah : Jika sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa , pasti lah kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat kami) itu, maka akan kami siksa mereka disebabkan perbuatannya (QS. Al-A’araf : 96) Pahami benar-benar yang atas petunjuk wahyu tersebut niscaya kita akan memeperoleh kehadiran berkah berikut terhindar dari mala petaka dariNya.Jadi, menanti kehadiran berkah berarti meneguhkan iman dan mewujudkan amal shalih untuk memeperoleh berkahNya.

Pertanyaan mendasar adalah berapa banyak manusia dikolong langit ini mau memeperoleh berkah ? Jawab bisa beragam . Soal kwantitas maupun kualitasnya, tetapi yang jelas kwalitas itu adalah pertanda orang memperoleh berkah dariNya. Maka kwalitas hidup adalah taruhannya untuk meraih berkah mewujudkan kebahagiaan. Hal tersebut berarti  pula pertanda bahwa  hidup berkah itu telah tercapai dalam kehidupan ini.

Kita perlu ingat dan sadar bahwa berkah itu hubungannya dengan kwalitas, bukan kwantitas sungguhpun kwantitas itu diperlukan. Maka, menciptakan hidup yang berkwalitas harus dan lebih diutamakan ketimbang kwantitas. Atau dengan pengertian lain bahwa hidup bermakna itu untuk kemanusiaan itu lebih baik dari pada sekedar menghitung angka tentang keberadaan kita. Jadi membuat hidup yang berkwalitas dengan prestasi itu lebih baik ketimbang sekedar prestise yang hanya membuat orang tertipu karena ketiadaan berkah. Jangan pernah menghitung hari kehidupan kita, tapi hitunglah kwalitas dan prestasi dari hari kehidupan itu, karena disitulah temapatnya keberkahan hidup kita. Jangan juga meremehkan kebaikan sekecil apapun yang kita lakukan untuk sesama, karena disitu pulalah tanda keberkahan hidup kita. Hargailah kebaikan kita dan kebaikan orang untuk memperoleh berkah baru sesudah datangnya berkah pertama, dan berharaplah akan datang berkah-berkah baru dalam kehidupan yang dilalui niscaya kita akan merasakan kebahagiannya.

Artikel

No Comments to “MENANTI KEHADIRAN BERKAH”

Leave a Reply

(required)

(required)


CAPTCHA Image
*