Home » Artikel » ADDED VALUE

ADDED VALUE

4 September 2014

images (8)Added Value artinya “nilai tambah”, sudah tentu nilai tambah berupa tambahan kebaikan, juga berkurangnya dosa dan kesalahan. Kita sebagai manusia tidak pernah luput dari salah dan dosa, maka nilai tambah seperti ini mutlak diperlukan untuk meraih kemuliaan hidup. Sebab, nilai tambah sebagaimana tersebut diatas mempunyai arti penting dan strategis buat kita dalam hubungan dengan Allah (baca Hablumminallah) dan hubungan antara sesama manusia (baca: Hablumminannas) Artinya dihadapan Tuhan kita menjadi orang lebih baik, begitu juga dimata sesama. Tetapi juga mempunyai arti strategis karena dengan nilai tambah tersebut kita memperoleh kepercayaan (trust) oleh berbagai kalangan.dan dengan kepercayaan tersebut, maka secara otomatis mendulang rizkipun turut serta bersama kepercayaan orang pada kita.

Kita harus menjadi pemenang dalam lomba-lomba kehidupan yang kian kompetitif dan semakin terbuka. Maka nilai tambah (added value) ini merupakan pintu masuk memperoleh kemenangan. Karenanya dalam prespektif Teologi, bahwa melaksanakan perbuatan atau perintah yang wajib saja tidak cukup melainkan menambahnya dengan perbuatan atau perintah sunnah. Disebut demikian karena didalam perintah sunnah itu terdapat nilai tambah (added value) yang spektakuler untuk kita. Sehingga added value sperti ini harus menjadi kebutuhan kita dalam rangka membangun energy spiritual yang tangguh sekaligus juga berfungsi sebagai proteksi diri dari pengaruh negatif dalam kehidupan ini.

Untuk mengetahui sejauh mana added value itu sudah teresap dalam kehidupan kita, maka bercermin pada orang shaleh itu menjadi sangat penting pula, Ingat syair “tombo ati” oleh Emha Ainunnajib yang sarat dengan nilai spiritual dan sosial. Dan dengan nilai tambah tersebut maka kita dapat memainkan peran-peran penting dalam hidup bermasyarakat, apakah sebagai tokoh-tokoh masyarakat, maupun memiliki posisi dan status sosial yang berbeda dengan yang lain. Bahkan penghargaan masyarakat itu otomatis itu terjadi pada kita yang memang memiliki nilai tambah (added value) dalam pandangan mereka.

Added value dalam tataran praktis itu rumusnya sederhana sekali, yaitu “usahakan setiap saat harus ada tamabahan kebaikan, dan juga perlu mengurangi dosa dan kesalahan”. Rumusan ini semula paling digemari oleh kaum Shufi, tetapi pada akhirnya berkembang menjadi milik masyarakat luas. Itu artinya semuanya mempunyai potensi menjadi orang yang baik dan lebih baik sehubungan dengan perjalanan waktu dan kesempatan. Caranya juga sederhana pula, yaitu berlomba dalam berbuat kebajikan sesuai dengan porsi dan kemampuan masing-masing. Perhatikanlah Firman Allah : “dan bagi tiap-tiap umat dad kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu (dalam berbuat) kebaikan. Diman saja kamu berada pasti Allah mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesunguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu” (QS. Albaqarah : 148). Jadi tekannya untuk mendapat nilai tambah itu pada kalimat “fastabiq al-khairat” (berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan) dan itu kita semuanya bisa tinggal mau atau tidak. Kita harus memulai melakukan kebaikan itu sekecil apapun akan tambah dan terus berkembang menjadi kebaikan yang besar banyak, sehingga tambahan saham spiritual kita menjadi lebih banyak lagi. Saham-saham spiritual seperti inilah menjadi modal utama memperoleh kebahagiaan yang di janjikan Yang Maha Kuasa yaitu bahagia dunia dan bahagia akhirat. Insyallah.

Artikel

No Comments to “ADDED VALUE”

Leave a Reply

(required)

(required)


CAPTCHA Image
*