Home » Artikel » UNDERSTAND FIRST

UNDERSTAND FIRST

images (1)Understand First, mengertilah lebih dahulu adalah satu diantara kalimat kunci untuk membangun harmonisasi pergaulan . Disebut demikian karena seringkali kita  tidak memahami secara utuh  siapa dan bagaimana mereka yang menjadi teman dalam pergaulan. Sehingga kehadiran kitapun  tidak bisa dimengerti oleh teman sepergaulan tersebut bahkan bisa melahirkan spekulasi dan curiga yang macam-macam. Disinilah pentingnya falsafah Understand First to be Understood , mengertilah terlebih dahulu baru dimengerti. Falsafah ini menjadi sangat penting mengingat komunitas masyarakat yang beragam itu perlu mendapat penghargaan yang wajar sehingga terjadi kontak batin  membangun pergaulan yang sehat terhadap sesama. Hal tersebut sekaligus mengantisipasi disharmoni pergaulan yang ujung-ujungnya melahirkan konflik dan permusuhan antar sesama yang merusak silaturahim.

Ada pepatah klasik mengatakan hargailah orang lain, agar andapun dihargai mereka. Ini menunjukkan betapa pentingnya kita berusaha mengerti orang lain dan menghargai mereka  sehingga kitapun  bisa dimengerti  dan di hargai mereka. Karena dari sekian banyak konflik dan permusuhan yang terjadi diantara kita  sebab utamanya adalah kita tidak penah mau mengerti dan menghargai  orang lain. Sikap ini dalam proses pergaulan sangat tidak menguntungkan bahkan bukan mustahil bisa berakibat fatal bagi kita sendiri. Lantas apa yang harus  kita lakukan untuk mengerti pada orang lain  tersebut?Paling tidak kita harus mengetahui CV (Curiculum Vitae) nya  situasi yang mengitarinya, kondisi terkini yang membalutnya dan apa yang menjadi harapannya (ekspektasi). Kalau hal tersebut bisa kita mengerti atau pahami. maka muncul sikap kita untuk tahu diri dan tahu menempatkan bahasa komunikasi yang membuat kitapun di hargai mereka. Sehingga yang terjadi dalam komunikasi yang membuat nyaman dan bisa diterima. Sehingga  yang terjadi dalam komunikasi  itu adalah bagaimana membangun empati dan simpati kolektif untuk  kemanusiaan bersama. Dan disinilah poros  kekuatan, utama membangun kebersamaan untuk menciptakan  perubahan untuk kebaikan  bersama pula. Oleh karenanya merupakan sesuatu  yang tidak terpuji  kalau sekelompok orang ingin melakukan perbaikan tetapi dalam waktu yang bersamaan membangun permusuhan terhadap kelompok lainnya.

Kita seringkali terbentur dengan sikap egois yang berlebihan, atau terlalu genit memaksa orang lain untuk  mau mengerti kita tanpa kita mau mengerti  mereka. Sehingga yang terjadi adalah saling melancarkan aksi premanisme pergaulan, yaitu memaksa kehendak dengan menyodorkan berbagai ancaman. Padahal pebuatan seperti ini  sejatinya sama  dengan menggali lubang untuk mengubur diri sendiri, atau setidak tidaknya  mempertinggi  tempat jatuh kita nantinya. Perbuatan- perbuatan  konyol  seperti ini sesungguhnya bisa dihilangkan jika bisa membangun saling pengertian antara sesama kita berusaha mengerti dan dimengerti atau saling menghargai. Kalau ini yang bisa kita bangun, maka hasilnya adalah  saling memberi manfaat terhadap sesama, dan itu merupakan salah satu indikator manusia yang terbaik. Perhatikan Sabda Rasul Saw : “Khairu alnas, An fau’hum li al nas” Sebaik-baiknya Manusia adalah Saling Memberi manfaat  terhadap sesamanya. Mengapa demikian ……..?Jawabnya dengan saling memberi manfaat maka tidak ada yang di rugikan  apalagi merasa terhina dan lain sebagainya. Maka muncul sesudah itu adalah komitmen membangun kebersamaan  secara bersinambung untuk kemanusiaan  bersama. Disinilah penghargaan untuk diri kita senantiasa menjadi kewajiban orang lain  untuk menghargai kita, karena kitapun telah menghargai mereka. Jadi Understand first to be Understood  bukanlah satu ilusi atau fiktif melainkan fakta, Mari kita belajar untuk itu….!

Artikel

No Comments to “UNDERSTAND FIRST”

Leave a Reply

(required)

(required)


CAPTCHA Image
*