Monthly Archives: August 2014

SELF REGULATION

5 August 2014

images (19)Self regulation lazimnya diterjemahkan sebagai “mengatur diri sendiri” Artinya setiap orang harus bisa menjadi polisi untuk dirinya sendiri dengan mentaati sejumlah peraturan yang mengatur dirinya. Dan dalam banyak hal kita memiliki peraturan-peraturan tersebut pada diri kita baik yang datang dari diri sendiri maupun dari luar. Dalam diri sendiri sebenarnya regulasi yang bisa diterapkan untuk menjaga diri dari berbagai hal yang mengganggunya, atau juga regulasi yang menyangkut pertumbuhan dari pengembangan diri. Misalnya nasihat orang bijak : Jika anda ingin sehat maka, makan yang bergizi  istirahat yang cukup, olah raga yang teratur dan jangan berfikir berat. Ketika anda ingin hidup sehat, maka ikutilah cara-cara hidup orang sakit, dan kalau anda sakit, maka ikutilah nasehat dokter dan lain-lain sebagainya. Sedangkan regulasi yang datang dari luar itu berupa petunjuk –petunjuk agama yang memuat berbagai peraturan untuk mengatur diri kita. Misalnya : makan yang halal dan baik, jangan berlebihan, bersifat qona’ah, jangan rakus, mensyukuri nikmat, menikamati ujian , jangan sombong rendah hati, jangan dusta, bhakti kepada orang tua, mengabdi kepada Yang Maha Kuasa, sabar sholat dan do’a. Serta masih banyak lagi regulasi yang berkenaan dengan hidup kita, termasuk berbuat baik pada sesama. Regulasi-regulasi seperti ini tentunya mempunyai makna dan manfaat sekaligus juga ada dampak negatifnya kalau tidak diataati. Makna regulasi-regulasi ini harus dipahami sebagai bentuk proteksi diri secra dini agar tetap terjaga dari segala sesuatu yang merusaknya. Adapun manfaat regulasi-regulasi seperti ini juga tidak diragukan lagi, yaitu untuk menumbuh kembangkan potensi diri menjadi sosok manusia yang berguna bagi diri dan sesama kalau kita mentaati regulasi – regulasi tersebut. Akan tetapi kalau kita mengabaikannya, maka yang muncul kemudian adalah dampak negatif yang membahayakan bagi diri sendiri maupun terhadap sesama. (more…)

BELIVE IS POWER

5 August 2014

download (8)Kalau Sir Francis Bacon mengatakan “knowledge is power”, pengetahuan adalah kekuatan dalam realitas sosial bisa dipahami tapi tidak menjamin bahwa kekuatan itu selalu untuk kebaikan. Ini sudah terbukti begitu hebat dan dahsyatnya perubahan yang terjadi karena kekuatan ilmu pengetahuan. Tetapi bersamaan dengan itu pengetahuan yang dimiliki manusia tanpa iman juga menjadi alat pemusnah manusia dan kemanusiaan. Contoh klasik yang slalu segar dalam ingatan kita ialah peristiwa bom atom yang dijatuhkan oleh amerika dan sekutunya tahun 1945 pada dua distrik di Jepang yaitu Herosyima dan Nagasaki. Ketika itu jutaan nyawa manusia yang tidak berdosa habis dimangsa oleh ilmu pengetahuan diotak orang yang tidak beriman demikian peristiwa pembantaian manusia secara biadab sesudah tahun 1945 sampai sekarang dan Insyallah juga akan datang. Ternyata ilmu Fisika yang ditemukan oleh Albert Einstien dimanfaatkan secara membabi buta oleh manusia untuk kepentingan penaklukannya. Sehingga kalau saja Albert Enstien bangkit lagi dizaman ini niscaya dia akan mencaci maki pembuat taragedi kemanusiaan tersebut bahkan mengatakan pada mereka itu sebagai manusia paling biadab di abad ke 20 ini. Pertanyaanya adalah adalah mengapa itu terjadi? Jawabanya itulah kebiadaban manusia ketika iman tidak pernah mendapatkan tempat pada diri manusia, sehingga perbuatan mereka melebihi binatang buas. (more…)

TERGANTUNG KITA ?

5 August 2014

images (20)aManusia adalah satu-satunya makhluk Tuhan yang diberikan kebebasan untuk memilih dan berbuat. Memilih menjadi orang beriman dan bertaqwa atau menjadi orang-orang kafir yang kufur itupun tergantung kita? Memilih menjadi orang-orang suka syukur atau suka kufur itupun juga tergantung kita. Tidak hanya itu saja, melainkan dalam urusan akhiratpun ada kebebasan memilih, yaitu memilih jalan ke surga ataukah memilih jalan ke neraka semuanya tergantung kita? Bahkan dalam urusan kemanusiaanpun kita bebas memilih menjadi manusia beradab atau tidak. Yang jelas pilihan-pilihan itu semuanya mempunyai konsekuensi logis yang tidak mungkin kita hindari. Maka dalam rangka menentukan pilihan-pilihan tersebut datanglah Agama membawa petunjuk memberi bimbingan agar manusia dapat memilih yang baik dari buruk dan keluar dari jalan kesesatan menuju petunjuk berupa kebenaran. Sehingga orang yang beragama secara benar itu pasti selalu berada dengan pilihan itu. Demikian pula bila beragama sekedar topeng, maka sangat sulit mendeteksi pilihan itu secara tepat sehingga dari itu mereka pun merasakan akibatnya. (more…)

WHAT HAPPEN

5 August 2014

download (9)What happen, apa yang terjadi adalah kalimat respon setiap kejadian atau peristiwa dalam kehidupan manusia. Tentu kalimat respon tersebut ada yang datar, ada pula yang bergelombang bahkan ada juga yang meninggi tergantung respon kita masing-masing. Yang paling berbahaya adalah mempertanyakan peristiwa yang sudah nyata-nyata telah terjadi dan responnya dengan nada putus asa atau mencari kambing hitam pada orang lain. Ini bukan berarti kita tidak boleh mempertanyakan suatu kejadian, tetapi bertanyalah dengan tingkat kecerdasan tinggi dengan nada datar untuk mengetahui duduk persoalan berikut langkah solusinya. Mengapa demikian? Karena persoalan tersebut sudah bukan ranah kita lagi, tetapi masuk pada wilayah “takdir”. Disilah takdir, berbeda dengan “Nasib”. Kalau takdir, tahu sesudah terjadi dan tidak dapat dirubah, sedang nasib belum terjadi dan masih bisa berubah sesuai dengan usaha dan doa  kita yang sungguh-sungguh. Pada wilayah takdir kita harus tawakal, sedang pada ranah nasib kita harus berusaha dan tawakal. Sehingga what happen itu sesungguhnya memiliki muatan spiritual untuk menyadari setiap peristiwa yang telah terjadi dengan bertawakal pada Sang Pencipta kejadian itu. (more…)

« Previous Page