Home » Artikel » PENGUASAHA

PENGUASAHA

harta kekuasaanMenjadi penguasa dinegeri manapun didunia ini selalu dekat dan mesra dengan pengusaha. Tanpa itu penguasa tidak bisa berkuasa. Atau dengan pengertian lain tanpa duit pengusaha maka penguasa tidak akan mendapat kekuasaan . Believe or not it is the fackt. Saking mesranya penguasa dengan pengusaha maka muncul istilah “Penguasaha”, yang arti harfiahnya penguasa yang pengusaha. De facto kita melihat banyak penguasa yang membuka usaha walau itu melalui istri, anak dan keponakan, bahkan sopir dan ajudan pribadinya. Arti lainnya adalah penguasa menjadi pengusaha itulah tren penguasa kita sekarang ini.

De yure mereka tidak dilarang membuka usaha dan menjadi pengusaha. Tetapi secara etik / moral termasuk perkara yang mengandung fitnah. Bukan mustahil, bahkan sering terjadi adalah penguasa menyalahgunakan kekuasaannya menjadi pengusaha. Lihat tender-tender proyek dan fasilitas-fasilitas bisnis lainnya kebanyakan berada diseputar keluarga penguasa bahkan menjadi dinasti bisnis dalam kekeuasaan mereka.

Memang aneh tapi nyata, bahwa penguasa kita di zaman ini kaya raya setelah berkuasa. Artinya melalui kekuasaannya mereka mendulang berbagai sumber rizki termasuk menghalalkan segala cara untuk mendapatkan dinar dan dirham. Sehingga seringkali kita melihat penguasa yang masuk penjara itu sebab utamanya karena mencuri uang Negara/uang rakyat. Berbeda dengan penguasa tempo dahulu, sebut saja bung Karno, Bung Hatta, dua sosok pemimpin Negara ini nyaris masuk daftar pemimpin Negara yang dhu’afa secara materi, tetapi kaya hati dan spiritual. Mereka berdua tidak mewariskan apa pada anak turunan kecuali idiologi dan semangat membela bangsa. Bahkan mereka dipenjara, diasingkan karena membela rakyatnya. Berbeda dengan penguasa kita zaman ini, lewat kekuasaan, mereka mengumpulkan sejumlah harta karun sehingga menjadi orang kaya baru sedang dan sesudah berkuasa. Rakyat dibiarkan melarat, menderita busung lapar, dan ketertinggalan serta keterbelakangan hidup asal mereka para penguasa tetap kaya raya. Ini setan apa yang lulus menggoda para penguasa kita di zaman ini ? yah sebut saja setan “Rakus” yang telah mendapat sertifikasin untuk menggoda penguasa dan berhasil menyeret sejumlah pejabat rakus di negeri ini. Mereka para penguasaha seperti lupa dipundaknya terletak amanat penderitaan rakyat dan tanggung jawab untuk mensejahterakan rakyat mereka sengaja mengabaikan itu semua demi memperkaya kantong pribadi dan memperluas lahan bisnis mereka. Tanah-tanah rakyat rakyat dikuasai mereka , bahkan cabang-cabang produksi pun mereka lahap tanpa ampun. Mereka berlagak pelon bahwa dihadapan Tuhan akan diminta pertanggung jawab sebagai penguasa, bahkan pongah terhadap penderitaan rakyat. Mereka para penguasa seperti Fir’aun yang menyombongkan dirinya dan menyatakan sebagai Tuhan. Juga sebagai Qarun yang gila harta dan Haman yang kejamnya luar biasa. Mereka seperti inilah yang yang diperingatkan Allah : “Tidakah kamu memperhatikan orang-orang telah menukar nikmat Allah dengan kekafiran dan menjatuhkan kaumnya kelembah kebinasaan” (QS : Ibrahim : 28).

Alhasil menjadi “Penguasaha” di zaman ini tidak mengapa, asal melalui jalan yang terpuji, tidak mau memakan hak orang lain. Syukur dengan kekayaan pribadi penguasa ini dapat digunakan untuk mensejahterakan rakyat. Penguasaha seperti ini akan masuk surga duluan sebelum rakayatnya. Insya Allah.

Artikel

No Comments to “PENGUASAHA”

Leave a Reply

(required)

(required)


CAPTCHA Image
*