Monthly Archives: March 2014

MESKIPUN…

13 March 2014

images (13)Meskipun saya orang tidak berpunya, selalu bersujud kepada Yang Maha Kuasa, karena kemuliaan disisinya bukan pada orang kaya dan kuasa, tetapi hanya pada orang-orang yang paling bertaqwa kepadaNya. Meskipun saya hidup pas-pasan selalu bersedekah menurut kemampuan, karena infak dan sedekah bukan kewajiban orang-orang kaya saja tetapi kewajiban semuanya. Meskipun saya ini tidak berilmu atau hanya sedikit ilmu selalu mengamalkan ilmu itu dalam kehidupan sesuai dengan kemampuan. Karena saya juga melihat tidak semua orang berilmu itu mengamalkan ilmu mereka. Meskipun saya ini tidak mempunyai  jabatan/kekuasaan, selalu taat atas perintah  sepanjang tidak bertentangan hati  nurani dan agama. Karena saya juga menemukan banyak teman teman selevel  dengan saya,  suka dan sengaja  melanggar perintah atasan mereka. Meskipun saya mempunyai  jabatan  atau kekuasaan, saya pasti  tidak menyalah gunakan kekuasaan atau jabatan tersebut saya berusaha untuk  sebaik-baiknya  terhadap karyawan / staf saya. Meskipun saya tergolong orang berpunya, saya tidak akan menghamburkan  harta kekayaan  pada tempat yang tidak berguna, kecuali terus berinfak, bersedekah dan menyantuni kaum dhu’afa serta untuk  keperluan sosial keagamaan. Meskipun saya  dihina, difitnah dan dibenci atau dimusuhi , saya tetap berdo’a kepada Allah  agar dosa dan kesalahan mereka diampuni karena sudah memaafkan mereka. Meskipun saya mempunyai sejumlah status sosial, saya tetap menghargai sesama dan tidak akan menyombongkan diri, apalagi merasa paling tahu, paling kuasa dan lain-lain. (more…)

PLESETAN, BENAR ADANYA?

13 March 2014

kaos-dpr-plesetan-preorder_f-115788-187521Sejalan dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan tehnologi di era informasi ini, manusia semakin cerdas termasuk cerdas membuat plesetan dari kata-kata yang sesungguhnya menyimpang dari makna sebenarnya. Tetapi itu sesungguhnya adalah refleksi dari kenyataan yang terjadi dalam kasat mata kita tentang aroma busuknya perilaku segelintir manusia.

Dalam kamus kehidupan masyarakat, kita menemukan perilaku-perilaku sebagian manusia yang aneh-aneh dan itu juga menjadi sumber kerusakan hidup bermasyarakat. Sehingga oleh masyarakat mencari arti-arti lain dari istilah istilah tersebut yang sesuai  dengan kejadian sesat yang mereka temukan. Diantaranya sebagai berikut : “ Berjuang “yang arti bersungguh berbuat sesuatu yang baik di jalan Allah (Jihad fi sabilillah), sekarang pada moment-moment pemilu berjuang telah diplesetkan menjadi ”beras , baju dan uang(more…)

KEJUJURAN YANG TIDAK BERETIKA

12 March 2014

images (12)Kita memang diperintahkan untuk jujur baik pada diri sendiri, keluarga, masyarakat, maupun terhadap Allah dan RasulNya. Kejujuran ini sangat erat kaitannya dengan pembentukan pribadi muslim yang sebenar-benarnya, dalam arti melaksanakan apa yang diperintahkan agama termasuk meninggalkan laranganNya. Tidak ada yang meragukan kejujuran itu bagian penting bagi keimanan kita. Artinya seorang beriman itu salah satu sifatnya adalah berbuat benar/jujur. Namun, aplikasi kejujuran dalam tataran verbal, kita sering tidak beretika didalam kejujuran tersebut. Contoh sederhananya adalah : Ketika orang bertanya padanya benarkah anda seorang muslim? Dia menjawab benar, ini jujur dan beretika. Tetapi kemudian tanpa ditanya lantas dia menceritrakan kebaikan-kebaikan yang dilakukan, ini termasuk kejujuran yang tidak beretika. Apakah anda suka sholat Tahajjud ? Jawabnya suka, ini kejujuran yang beretika. Tanpa ditanya dia juga menceritrakan sholat malam sekian rakaat , zikir sekian ribu kali, istigfar sekian ratus kali, baca Al-Qur’an sekian ratus ayat, ini semua kejujuran yang tidak beretika kendatipun benar adanya. Demikian masih banyak contoh lain yang dikategorikan sebagai kejujuran yang beretika dan tidak beretika. (more…)

BETAPA KITA

12 March 2014

images (11)Betapa kita telah mendapat berjuta rahmat, berkah dan pertolongan Allah, tetapi betapa mudah kita melupakan-Nya. Betapa kita mendapat pertolongan dan jasa dari sesama, tetapi betapa cepat kita melupakan jasa mereka. Betapa kita telah banyak memperoleh kebaikan dari sesama, tetapi betapa mudahnya kita tidak menghargai mereka. Betapa kita telah menikmati kebaikan atas doanya kaum dhuafa, tetapi betapa tega kita tidak peduli terhadap mereka. Betapa kita terbangun dari kesadaran untuk menciptakan hari esok yang lebih baik, namun betapa mudah terlewatkan begitu saja tanpa ada kesan dan bekasnya. Betapa kita berusaha sekuat tenaga membuatkan keunggulan dalam karya, tetapi betapa sombongnya kita mengklaim diri sebagai satu-satunya. Betapa kita berniat untuk menjadi orang-orang baik, tetapi betapa mudahnya kita mengikuti jejak orang-orang yang salah. Betapa kita ingin membebaskan diri dari belenggu syahwat tetapi betapa teganya kita masih siap menjadi budak-budaknya. Betapa kita mengucapkan takbir dan salam pada waktu sholat, tetapi betapa teganya kita mengagungkan kebesaran selain Allah Maha Besar, dan juga betapa teganya pula kita merusak kedamaian terhadap sesama. Betapa kita bersumpah demi dan atas nama Allah pada waktu sumpah jabatan tetapi betapa cepat kita mengingkarinya, bahkan berbuat diluar koridor agama. Betapa kita menduduki sebuah jabatan, tetapi betapa teganya kita menyalahgunakan kekuasaan dan jabatan untuk kepentingan diri dan keluarga. Betapa kita menjadi staf/karyawan dalam satu kantor/perusahaan, tetapi betapa sampai hati dan teganya memanfaatkannya fasilitas kantor/perusahaan untuk kepentingan pribadi. Betapa kita menangis melihat kematian seseorang, tetapi betapa teganya kita melupakan kematian kita sendiri, bahkan berkhayal untuk hidup seribu tahun lagi. Betapa kita meyakini bahwa yang dapat menolong kita dihadapan Allah hanyalah iman dan amal shalih, tetapi betapa teganya kita membiarkan keimanan kita menjadi lemah karena ketiadaan amal shalih. Betapa kita mudah memberi janji pada sesama, tetapi betapa teganya kita mengingkarinya, bahkan menganggap tidak ada janji pada mereka. Betapa kita mendengar panggilan suara adzan, tetapi betapa kita membiarkannya karena sibuk mengurus kesenangan duniawi. (more…)

KECERDASAN KONYOL

11 March 2014

23-meeting-with-your-boss1Kita sering menganggap remeh dengan kecerdasan konyol dalam keseharian hidup kita. Padahal ia tergolong perbuatan destruktif. Dan dalam skala kecil maupun besar itu termasuk perbuatan dosa. Itulah dia kecerdasan konyol : yaitu kemampuan untuk melakukan rekayasa atau manipulasi sesuatu yang baik menjadi buruk atau sebaliknya. Tanpa disadari oleh kita kecerdasan konyol ini sering menjadi pekerjaan rutin kita untuk menyulap satu perubahan yang diinginkan. Dan pada waktu-waktu tertentu, kecerdasan konyol itu akan berbalik membuat kita menjadi konyol pula. Betapa tidak? Lihatlah masyarakat di keliling kita. Semula mereka menjadi orang terpandang dan bermartabat di mata publik, tetapi karena kecerdasan konyol, mereka menjadi orang-orang yang dianggap sampah masyarakat. (more…)

SUDAH WAKTUNYA…

10 March 2014

unduhan (5)Sudah waktunya kita menjadi hamba Allah yang selalu bersyukur atas nikmat-nikmat-Nya. Dan sudah waktunya kita meninggalkan sifat kufur atas nikmat-nikmat-Nya. Sudah waktu kita menjadi hamba Allah yang taat atas perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya. Sudah waktunya kita menanggalkan semua kebohongan dan kepalsuan dan menggantinya dengan kejujuran otentik. Sudah waktunya kita memanfaatkan sisa usia untuk sesuatu yang bermanfaat, dan sudah waktunya kita menyisihkan harta benda untuk infaq, sedekah, zakat untuk kepentingan sosial. Dan sudah waktunya kita bersujud, berdzikir, berdoa untuk kepentingan spiritual kita. Sudah waktunya kita meninggalkan sifat egois mementingkan diri sendiri, dan sudah waktunya beralih untuk kepentingan sosial kemasyarakatan dan keagamaan. Sudah waktunya kita menggalang persaudaraan (ukhuwah) terhadap sesama, dan sudah waktunya kita menghentikan permusuhan diantara kita. Sudah waktunya kita saling memberi dan meminta maaf, dan sudah waktunya kita melenyapkan dendam, dengki dan hasut. Sudah waktunya kita saling mendoakan dan sudah waktunya kita meninggalkan sikap saling mengutuk, menfitnah dan mengadu domba. Sudah waktunya kita berlomba-lomba berbuat baik, dan sudah waktunya kita berlomba-lomba meninggalkan dosa dan kesalahan. Sudah waktunya kita berusaha meraih berkah hidup dan sudah waktunya kita meninggalkan perbuatan-perbuatan terkutuk. (more…)

SUBHANALLAH

10 March 2014

subhanallahSubhanallah Maha Suci Allah yang telah menciptakan alam semesta bersama segala isinya, dan menjadikan manusia sebagai satu-satunya penguasa/khalifahNya. Subhanallah; Maha Suci Allah yang mempergilirkan siang dan malam dan menjadikan manusia sebagai saksi hidup atas setiap peristiwa yang terjadi. Subhanallah; Maha Suci Allah yang telah menghamparkan bumi, langit, lautan, daratan yang membuat manusia menikmati keindahanNya. Subhanallah; Maha Suci Allah  yang menganugrahkan limpahan rahmat dan rizki dan membuat manusia menjadi salah satu penikmatnya. Subhanallah; Maha Suci Allah yang memeratakan karuniaNya kepada manusia baik yang mengkhufuriNya maupun pada yang mensyukuriNya. Subhanallah; Maha Suci Allah yang memberi ilmu pengetahuan dan petunjuk agama pada manusia untuk membedakan yang hak dengan yang bathil. Subhanallah Maha Suci Allah yang mengampuni segala dosa manusia maupun mengazab mereka sesuai dengan kehendakNya. Subhanallah; Maha Suci Allah yang menurunkan hujan dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan untuk kebutuhan manusia. Subhanallah; Maha Suci Allah yang menyinarkan matahari dan bulan untuk keperluan manusia dan makhluk-makhlukNya. Subhanallah; Maha Suci Allah yang menjadikan air untuk kehidupan manusia dengan segala makhlukNya. Subhanallah; Maha Suci Allah yang menyediakan aneka ragam kebutuhan dan keperluan manusia bersama makhlukNya. Subhanallah walhamdulillah wallahu akbar; Maha Suci Allah; dan segala puji bagi Allah semesta dan Allah Maha Besar. (more…)

PENGUASAHA

6 March 2014

harta kekuasaanMenjadi penguasa dinegeri manapun didunia ini selalu dekat dan mesra dengan pengusaha. Tanpa itu penguasa tidak bisa berkuasa. Atau dengan pengertian lain tanpa duit pengusaha maka penguasa tidak akan mendapat kekuasaan . Believe or not it is the fackt. Saking mesranya penguasa dengan pengusaha maka muncul istilah “Penguasaha”, yang arti harfiahnya penguasa yang pengusaha. De facto kita melihat banyak penguasa yang membuka usaha walau itu melalui istri, anak dan keponakan, bahkan sopir dan ajudan pribadinya. Arti lainnya adalah penguasa menjadi pengusaha itulah tren penguasa kita sekarang ini. (more…)

ALLAHU AKBAR

5 March 2014

unduhan (2)Allahu Akbar (Allah Maha Besar) tanpa Dia kita tidak bisa hidup dan melaksanakan aktivitas kehidupan. Allahu Akbar, tanpa Dia kita tidak bisa mendapatkan Co2 melalui dedaunan pohon untuk bernafas. Allahu Akbar tanpa Dia kita tidak bisa membuang gas beracun (O2) dalam diri, tanpa Dia jantung kita tidak bisa memompakan darah dan membaginya keseluruh tubuh, serta berdetak 24 jam bersambung sampai akhir hayat. Allahu Akbar tanpa Dia, kita tidak bisa berfikir jernih dan berbuat baik, dan tanpa Dia kita akan manjadi bulan-bulanan oleh syaitan yang terdiri dari jin dan manusia. Allahu Akbar, tanpa Dia kita tidak bisa mendapat petunjukNya, dan  tanpa Dia kita akan bahagia dan memasuki surgaNya. Allahu Akbar, betapa besar kasih dan sayangNya yang terkadang sering dibalas oleh kekufuran kita. Allahu Akbar betapa besar nikmat materil dan spiritual yang diberikan kepada kita, yang terkadang dibalas syukur seadanya. Allahu Akbar, betapa rumitnya perjalanan hidup kita tanpa Dia tidak akan teruarai. Allahu Akbar, betapa indah ciptaanNya dialam semesta yang terkadang kita tidak mengagumi Sang PenciptaNya. Allahu Akbar, betapa indah dan berbahagia berdialog denganNya dalam keheningan sholat Tahajjud bersama zikir dan do’a (more…)

KITA HARUS IRI

4 March 2014

iri hati yang positif dan bolehKita tidak pernah akan maju dan berkembang kalau tidak pernah iri melihat kemajuan dan perkembangan orang,  maupun negara lain. Iri yang saya maksudkan itu adalah bagaimana bermimpi besar dengan upaya besar pula untuk mengejar ketertinggalan dari kemajuan yang dicapai oleh orang lain/bangsa lain. Inilah arti ber fastabiq al khairat (berlomba-lomba dalam kebaikan) dalam Islam untuk meraih kemajuan, keunggulan yang berkeadaban. Iri seperti ini merupakan satu kewajiban bagi kita semua, karena di dalamnya tertanam spirit untuk maju dalam arti kemajuan yang bermartabat. Sehingga iri negatif, pesimis bahkan hanya sakit hati melihat kemajuan yang dicapai orang atau bangsa lain itulah budaya jahilliyah di zaman modern yang harus kita tinggalkan. Karena iri ini akan membuat kita semakin tertinggal, bahkan semakin tidak beradab dalam merespon setiap kebaikan yang dicapai oleh orang maupun megara lain. Artinya semangat iri positif, konstruktif harus menjadi inspirasi sekaligus kita lebih maju dan beradab sesuai dengan tuntunan agama ini harus menjadi perilaku dan watak perjuangan kita. Tanpa itu, kita pasti tidak diperhitungkan orang lain maupun bangsa lain di dunia ini, dan pada gilirannya nanti kita akan diperlakukan sebagai manusia kelas murahan. Mereka akan mempermainkan kita seperti bola di tengah lapangan, ditendang kesana kemari, dibuang kesana kemari hanya untuk merebut kemenangan karena kepentingan mereka. (more…)

« Previous Page