Home » Artikel » INJURY TIME

INJURY TIME

etInjury time dalam pengertian umum dunia persepak bolaan disebut sebagai detik-detik terakhir dari suatu pertandingan. Maka semua pemain mengeluarkan jurus-jurus permainan mereka untuk menang atau mempertahankan gawang mereka agar tidak kemasukan bola. Tentunya istilah injury time ini tidak saja berlaku untuk sepak bola dan semua pertandingan, tetapi juga berlaku dalam kehidupan kita. Kita percaya atau tidak, bahwa didalam kehidupan kita ini selalu berhadapan dengan injury time (detik-detik terakhir). Katakanlah seperti seorang pejabat saat mengahdapi injury time dalam sebuah keputusan pejabat diatasnya apakah dia masih diberi amanat sebagai pejabat atau tidak. Atau seorang terdakwa menhadapi injury time dalam sidang terakhirnya untuk mendapatkan fonis hukumannya. Atau juga seorang pengusaha menghadapi injury time bahwa usahanya itu layak go internasional atau sekedar pengusaha lokal saja. Atau seorang piutang mengahadapi injury time disaat penagihan hutangnya. Atau seorang manager menghadapi injury time saat demo karyawannya menuntut kanaikan upah dengan membuat keputusan penting atas tuntutan keryawan mereka itu. Atau menghadapi detik-detik terakhir apakah kontrak kerjasama diperpanjang lagi atau tidak. Atau menghadapi pilihan terakhir dari semua pilihan yang beresiko tinggi dan membahayakan. Atau disaat terakhir al-maut datang menjemput.

Itulah injury time yang senantiasa dekat dan akrab dengan kehidupan kita dan tanpa kompromi kita harus membuat jawabannya. Maka jawaban kita adalah mencari yang baik diantara yang buruk, kendatipun tidak mudah mendapatkannya. Mencari yang baik diantara yang buruk itu memerlukan energi spiritual yang kuat. Maka iman itulah jalan keluarnya utnuk mendapatkan itu semua. Tapi persoalan iman yang bagaimana bisa menolong kita dari berbagai keterpurukan itu untuk mendapat kebaikan dan keberkahan. Sebab dengan iman kita memiliki keyakinan yang kuat untuk memegang prinsip yang selalu berpihak pada kebenaran/kejujuran. Dengan iman pula muncul kepribadian yang shalih karena amal shalihnya sebagai kekuatan pertahanan diri (self deffence). Bahkan denga iman yang memantulkan amal shalih, kita bisa terlindung dari suul khatimah sekaligus mendapatkan husn al khatimah. Dengan demikian injury time yang kita hadapi itu tidak membuat galau, apalagi stres dan putus asa karena muara akhir dari iman dan amal shalih itu adalah tawakal (berserah diri) pada Yang Maha Kuasa. Disinilah ketenangan kita menghadapi berbagai injury time dalam kehidupan ini kendatipun bukan perkara mudah. Yang jelas injury time itu ada hikmah dibaliknya dan ada berkah baru kalau kita lulus mengahadapinya. Mungkin inilah yang disebut dalam kalimat “sengsara membawa nikmat”.

Kita boleh menafsir peristiwa injury time dalam kehidupan ini, tetapi jangan terjebak dalam lingkaran setan. Yaitu meramal dengan hal yang tidak masuk akal ditambah dengan klenik-klenik perdukunan. Lebih jauh dari itu adalah injury time merupakan salah satu dinamika kehidupan yang suka atau tidak pasti kita berhadapan dengannya. Disini penting sekali arti sebuah respon kita pada injury time tersebut, maka respon kita adalah menyiapkan diri sebaik-baiknya dengan segala potensi yang ada dalam diri ini maju sebagai pemenang, atau setidak-tidaknya dapat bertahan secara baik pada saat permainan dunia ini berakhir. Perhatikanlah firman Allah: “Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu dan takutilah suatu hari yang pada hari itu, seorang bapak tidak dapat menolong anaknya, dan seorang anak tidak dapat pula menolong bapaknya sedikitpun. Sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka jangan sekali-kali kehidupan dunia ini memperdayakan kamu dan jangan pula penipu (syaitan) memperdayakan kamu dalam mentaati Allah” (QS. Lukman : 33). Bacalah ayat tersebut dan fahami secara mendalam, amalkan petunjuk didalamnya, Insya Allah kita akan menjadi pemenang kedua kalinya, atau sekurang-kurang menjadi juara bertahan sejak injury time sampai pertandingan hidup kita di dunia ini berakhir.

Artikel

No Comments to “INJURY TIME”

Leave a Reply

(required)

(required)


CAPTCHA Image
*