Home » Artikel » BUKAN RAHASIA LAGI

BUKAN RAHASIA LAGI

images (14)Bukan rahasia lagi, bahwa masyarakat sekarang pada tahu bahwa pemimpin kita sekarang, alih-alih memperjuangkan nasib rakyatnya, tetapi akhirnya UUD, alias Ujung-Ujungnya Duit. Bukan rahasia lagi bahwa masyarakat diakar rumputpun sudah mengerti bahwa politik uang (money politic), politik dinasti dan politik preman. Politik-politik tersebut berani memihak siapa saja asal ada uang, berani menyuap siapa saja asal untuk mendapat kekuasaan, berani membuat anak turunan dalam lingkaran kekuasaan untuk mendapatkan harta karun, dan berani menjegal siapa saja untuk mendapatkan kekuasaan. Bukan rahasia lagi bahwa pejabat kita sekarang sebagian besar hanya ngucap dan ngecap saja, alih-alih untuk kepentingan masyarakat, tahu-tahunya untuk kekayaan pribadi. Bukan rahasia lagi Ustadz-ustadz di zaman sekarang ini banyak yang berprofesi sebagai dukun, katanya sebagai penasehat spiritual tetapi nyatanya sebagai dukun. Katanya para pasien diberi zikir dan doa kesembuhan, tapi nyatanya diajari mantra-mantra dan jampi-jampi. Bukan rahasia lagi masyarakat sudah tahu bahwa Orang Kaya Baru (OKB) sekarang main sogok, main suap dan main mata asal bisa dapat tender. Alih-alih ikut membangun infrastruktur, tahu-tahunya ada penggelembungan proyek untuk mendulang uang haram. Bukan rahasia lagi bahwa rakyat sekarang sudah tahu bahwa orang pinter itu banyak tetapi juga pinter berbohong. Alih-alih untuk mencerdaskan masyarakat, tahu-tahunya pembodohan. Bukan rahasia lagi masyarakat sekarang sudah tahu banyak tentang persaudaraan, alih-alih persaudaraan sejati, tahun-tahunya gemar menokok kawan seiring karena libido kepentingan dan suka bermusuhan sesama saudara.

Bukan rahasia lagi bahwa masyarakat sekarang sudah paham bahwa banyak diantara kita yang suka menolong dengan dalih kemanusiaan, tahu-tahunya ada udang dibalik batu, alias ada maunya. Bukan rahasia lagi, bahwa semuanya hampir hafal seratus persen bahwa semua tokoh-tokoh sekarang gebyar diskon, alih-alih banting harga, tahu-tahunya sudah dinaikkan kemudian didiskon, tapi tetap untung, mana ada pedagang mau rugi. Bukan rahasia lagi semua masyarakat tahu bahwa telepon genggam sekarang multifungsi, alih-alih untuk memudahkan komunikasi antara sesama, tahu-tahunya juga menjadi ajang transaksi narkoba dan sex, bahkan juga untuk informasi yang menyesatkan bahkan penipuan. Bukan rahasia lagi bahwa rakyat sekarang sudah pintar membaca sinyal dekatnya para pejabat dengan mereka. Alih-alih pejabat yang merakyat, tahu-tahunya minta didukung dan dipilih kembali sebagai pejabat. Bukan rahasia lagi bahwa masyarakat sudah mengerti banyak diantara penonton yang berteriak sinis dan mengucapkan perkataan yang tidak sopan kepada pemain yang gagal memasukkan bola ke gawang lawan. Alih-alih ikut memberi support, tahu-tahunya mereka adalah para penjudi yang sedang mengadu nasib haramnya. Bukan rahasia lagi, bahwa masyarakat sudah tahu banyak diantara penonton konser musik berada dalam lautan manusia. Alih-alih mereka sebagai penggemar konser mania, tahu-tahu malah jadi tukang copet. Bukan rahasia lagi, bahwa masyarakat sudah mengerti ulah sebagian salesman yang menawarkan barang ke rumah-rumah disaat penghuni rumah sedang keluar. Alih-alih menawarkan barang murah dan berkualitas, tahu-tahu perampok yang berkedok salesman. Bukan rahasia lagi, bahwa masyarakat sudah tahu sebagian orang kenalan baru meminjam mobil tetangga untuk satu keperluan penting. Alih-alih ingin menyelesaikan keperluannya, tahu-tahu membawa lari mobil milik tetangganya.

Demikian hiruk pikuk kehidupan di mata para pembohong karena mereka sedang mencari kehidupan sesat dalam kemasan alih-alih. Dan tingkah laku mereka seperti kaum suyu’iyyah, berpura-pura menolong tapi menggulung, berpura-pura kawan tapi menjadi lawan, berpura-pura dalam segala hal untuk mencapai harapan mereka. Terhadap hal tersebut marilah kita perhatikan firman Allah “ Dan katakanlah Ya Tuhanku, masukkanlah aku secara masuk yang benar, dan keluarkanlah (pula) aku secara yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong” (QS. Al-Isra : 80). Ayat ini adalah doa atau permohonan kepada Allah agar kita selalu berada pada jalan yang benar. Maka bacalah doa ini pada setiap saat, khususnya pada saat melakukan sholat tahajjud. Insya Allah kita akan mendapatkan pertolongan dari-Nya.

Artikel

No Comments to “BUKAN RAHASIA LAGI”

Leave a Reply

(required)

(required)


CAPTCHA Image
*