Home » Artikel » DEMOKRASI HIGH COST, BERBAU ANYIR ?

DEMOKRASI HIGH COST, BERBAU ANYIR ?

25 February 2014

images (2)Menegakkan demokrasi di Negeri tanpa uang adalah sesuatu yang tidak mungkin. Dan kalau pakai uang pun bukan murah, melainkan sangat mahal. Mulai dari para calon sampai pendukungnya semua serba berbiaya tinggi (high cost). Menjadi pejabat publik di negeri ini pintar dan cakap melaksanakan tugas saja tidak cukup, harus juga berduit. Tanpa duit Abang ditendang, tidak mendapat kedudukan.

Tampaknya merebut kursi kekuasaan di negeri ini harus bisa sogok dan menyogok. Entah itu pakai uang sendiri atau pinjaman atau juga membobol bank seperti skandal Bank Century, BLBI dan sebagainya. Padahal cara-cara seperti itu termasuk perbuatan dzalim, bisa masuk neraka dunia dan neraka akhirat. Lucunya kursi api tersebut menggiurkan sehingga banyak orang berlomba-lomba merebutnya, bahkan seringkali menghalalkan segala cara untuk mencapainya.

Bagaimana kualitas bernegara kalau demokrasi sogok terus berjalan. Bagaimana pula nasib wong cilik jika money politic tetap juga laku di pasaran suara. Akhirnya negeri ini dikuasai orang yang berduit walau bodoh sekalipun. Dan wong cilik hanya puas makan janji mereka saja. Amburadul, morat marit, kacau balau, rusak binasa itulah lagu-lagunya dan tontonan harian kita di negeri ini, tanpa ada yang berusaha memperbaikinya. Kita dalam negara ini sepertinya sudah masuk dalam lingkaran setan bahkan, menggunakan cara-cara setan untuk berkuasa. Sogok sana-sini, jilat sana-sini, injak sana-sini, jegal sana jegal sini, tipu sana tipu sini untuk mendapatkan kekuasaan. Tidak peduli itu perbuatan setan, semuanya dilanggar demi sebuah kursi kekuasaan akan membakarnya.

Setan bertepuk tangan dengan gembira karena merasa banyak kawan, dan sekarang pada berlomba-lomba mendaftarkan diri, Tetapi setan juga sedikit emosi karena merasa tugas mereka sudah diambil alih manusia. Akhirnya para setan menggagas konferensi Internasional. Alhasil International Conference tersebut terlaksana dengan satu agenda acara. Yaitu, masihkah diperlukan setan di dunia ini ? Terjadi perdebatan para setan antara perlu atau tidak. Akhirnya nyaris para setan ingin meminta pensiun dini. Rupanya ada setan yang cukup cerdas dari Indonesia dengan tegas dan lantang mengatakan : kita (para setan) jangan putus asa apalagi meminta pensiun dini. Sebab masih banyak orang yang belum mendaftar menjadi pengikut kita. Mereka itu ialah orang-orang beriman dan beramal yang sekarang sedang berjihad di jalan Allah untuk mengalah dan menghancurkan kita. Akhirnya para setan tidak jadi pensiun dini, bahkan meningkatkan militansi mereka untuk mengalahkan orang beriman dan beramal shalih. Terhadap makar mereka ini, Allah SWT berfirman : “Hai orang-orang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan. Barang siapa yang mengikuti langkah-langkah syaitan maka sesungguhnya syaitan itu menyuruh mengerjakan perbuatan keji dan munkar. Sekiranya tidak karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu sekalian niscaya tidak seorang pun dari kamu bersih (dari perbuatan keji dan munkar itu) selama-lamanya, tetapi Allah memberikan siapa yang dikehendaki-Nya dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui” (QS. An-Nur : 21)

Bacalah dan fahami benar-benar ayat tersebut dan jadikan pelajaran ayat tersebut untuk menyelamatkan diri dari makar para setan.

Jadi Demokrasi high cost (berbiaya tinggi) memang betul-betul berbau anyir dan menjadi salah satu dari makar setan yang sekarang sedang dilakukan oleh manusia. Karenanya, bukan makan saja yang butuh halah dan thayyib, tetapi berdemokrasi pun sangat membutuhkan halal dan thayyib tersebut. Mari kita berdemokrasi yang halalan thayyiban. Semoga!

Artikel

No Comments to “DEMOKRASI HIGH COST, BERBAU ANYIR ?”

Leave a Reply

(required)

(required)


CAPTCHA Image
*